Pages

Sabtu, 18 Februari 2012

sabtu kelabu

ya Allah .. kasih beliau kesabaran menghadapi tingkah lakunya yang tak patut dibanggakan ;)
beliau terlalu baik untuk disakiti oleh nya. gaya bicaranya sama sekali tak menunjukkan kepribadian teladan, apalagi terdidik. kasihan orang-orang sekitarnya yang selalu mengorbankan perasaan untuk orang yang sebenarnya tak pantas dikasihi. namun apapun itu, semoga dia sadar, toh aku juga belum tent baik dibanding dia. hanya saja, aku tahu dimana harus menyesuaikan waktu dan keadaanku. kasihmu selalu ku ingin Tuhan :)

Selasa, 14 Februari 2012

cerpen iseng


One my heart, one my soul



















*** jika ada hal lain yang mengagumkan didunia ini kecuali dia, itu adalah dirimu***



















“Ciiieeee… cieeeeee…..”
Sebuah  bunga yang tadinya tertuju padaku tiba-tiba terjatuh , dan di baca teman-teman sekelas ku.
“to : bella
“I dream of u” . cetus salah satu temanku.
“owhhh Gosh, siapa yang mereka maksud ?”
“bel, lu tau kan surat itu dari siapa?”
“dari siapa emang?”
Salah satu temanku tiba-tiba keluar kelas .
“tuhh, si Joseph, dia baru keluar karena malu surat nya ktahuan”
“hahhh ? gilaa, hari gini masih zaman pakek bunga kayak ginian ?, bikin pamor gue turun aja tuh orang”
“hahhhaaa … kayaknya ada berita yang bakaln jadi pling hit seantero SMA Nii”
“apaan siih? Mana mungkin gue mau ama diia!”
*****
“gue mo ngomong ama lu”
“ngomong apa ? Gue udah ditungguin anak-anak”
“yang tadi itu.. sebenarnya tuh bunga… maksudnya  ,, ehh,
Ini ,, emhh … tujuannya itu loh. Ehh,, anuuu …..”
“soory Josh, gue udah mau pulang, besok aja ya ngobrolnya .. J      
“wooowww .. apes banget gue hari ini. Gila tuh cowok, sampe berapa lama sih dia bakaln gini terus ?
Aku gak mau jadi ngerasa bersalah terus ama dia, tapi aku juga harus jujur bahwa aku gak suka ama dia . aku hanya suka sama ….”
Fikiranku melayang menuju imajinasi tertinggi ku , mengalahkan alun-alun fikiran ku menuju sejuta warna yang entah apa namanya –pelangi setahu ku hanya terdiri dari beberapa warna saja- warna yang menjelma menjadi sesosok wajah tampan yang sangat sulit hilang dari benak ku , bahkan sedari tadi aku tak sadar akan keadaan ku sekarang – masih berseragam, berkaos kaki- yang langsung tidur-tiduran diatas kasurku .
“akhhh .. andai saja dirimu yang melakukan itu semua , aku tidak akan berfikir lagi . aku akn langsung menjawab  YA”
Aku ambil ponselku, melirik dan mencari kontak yang bertuliskan “ KEVIN “ . aku kirim sebuah pesan singkat “aku harap aku tidak menggangu kakak.”
Aku kirim pesan itu .
Lama tak ada jawabnya  sambil menunggu balasan dari nya , aku menghidupkan sebuah lagu klasik , ku beranjak dari tempat tidur, aku segera mandi dan mengenakan pakaian simple -hotpan ku, dan tank top . aku mengecek hp ku, berharap senior ku itu membalas nya . namun harapan ku pupus . dia sama sekali tak membalas pesanku . saat ku dengar dering hp ku , aku bergeming .. namun seketika raut wjahku berubah , sebab pesan yang masuk bukan dari orang yang kuharapkan .
“maaf atas kelancangan ku siang tadi – Joseph”
“tidak apa apa, aku sama sekali sedang tidak memikirkan hal seperti itu”
“aku harap kau tidak marah padaku”
“aku tidak marah, namun, jangan kau ulangi lagi , sebab itu tindakan terbodoh yang pernah aku lihat. Bukan kah itu akan mempermalukan dirimu sendiri ?”
“aku tau , tapi lebih baik kau mengetahui ini didepan orang banyak , aku terlalu lemah menyimapan ini sendiri selama tiga tahun ini . aku tidak membutuhkan jawaban mu sekarang, kapan pun kau menjawab, akan ku tunggu , asal jawaban yang menbahagiakan ku, lebih baik kau tidak usah menjawab dulu, jika jawaban mu sangat mudah ditebak sekarang J
Aku menghela nafasku saat selesai membaca pesan dari Joseph itu . namun aku tak seger a membalasnya, karena aku takut melontarkan ucapan yang salah.
Selang beberapa waktu , aku menerima pesan lagi . pasti Joseph –benakku-
“tentu saja kau tidaak mengganggu ku – Kevin”
Aku sontak berteriak histeris, aku tak menyangka akhirnya dia membalas pesanku . aku mencari kata-kata yang tepat untuk membalas pesanku itu, namun otakku terlalu sulit untuk mencari kata-kata itu . entah penyakit syndrome apa yang sekarang sedang aku derita , atau mungkin ini adalah penyakit baru atau penyakit ke –dua puluh dua- dari tujuh belas penykit memtikan –sulit berfikir!- aku memutar otakku, membuka lembaran – lembaran bahasa yang halus dan menarik yang selama ini aku pelajari selama aku sekolah . namun, tetap saja tak bertemu . ini lah saat – saat tersulit dalam hidupku , lebih sulit lagi saat aku disuruh mengerjakn soal matematika dari guru sekolah ku, atau saat aku harus bermain bola basket , atau saat aku harus berjalan belasan kilometer hanya untuk menemukan sebatang bamboo .
“apa kau marah padaku karena aku terlambat membalas pesanmu ?”
Aku benar – benar kehabisan kata-kata . ingin rasanya aku bongkar-pasang otakku hanya untuk mencari kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perasaanku sekarang . mungkin kalian tidak akan menyangka seberapa gila nya aku sekarang , atau mungkin kalian telah pernah merasakan ini sebelumnya ? seberapapun bahagianya kalian pada waktu itu, tidak akan bisa mengalahkan kebahagiaanku sekarang.
“tidak kok, aku hanya belum mendengar saja dering hp ku yang menandakan adanya pesan yang ku terima”
“aku fikir kau marah padaku, apa kau sedang belajar sekarang?”
“aku hanya sedang bersantai sekarang”
“berarti aku tidak mengganggumu?”
“tidak”
Dan bla bla blab la blabla blab la …….
Begitulah percakapan via sms itu berlangsung . kalian sudah  pasti bisa menebaknya kan ? :D
*****


Aku dan kedua orang tua ku makan di meja makan , entah dedemit mana yang mampir kedalam tubuhku , namun saat itu aku benar-benar tidak bernafsu makan , apakah aku sudah terlalu lelah karena energi ku habis ku pakai untuk ber-sms ria tadi ? kedua orang tua ku kaget malihat ku . bahkan makanan kesukaan ku – ayam goreng – ku biarkan tertelan dan menginap beberapa waktu di perut Shen , kucing semata wayang – peliharaan kesukaan ku – kucing ku itu sangat bersyukur sepertinya atas rizki yang ia dapatkan hari ini . bagaimana tidak , selama ini dia hanya makan makanan kaleng atau tulang-tulang ikan yang telah dibuang, sekarang ia mencicipi ayam goreng segar yang telak sangat enak itu . namun , aku tidak menghiraukan itu semua . yang aku fikirkan adalah bagaimana saat olahraga di sekolah besok ? saat aku harus melewati koridor, perpus sekolah yang telak selalu ada senior fav ku itu. Malah untuk beberpa hari ini karena guru olahraga ku sedang tidak bisa hadir, karena urusan diluar daerah , kelas ku dan kelas si-Senior ku itu olahraga di tempat dan jam yang sama . pun aku tidak tahu lagi harus berbuat apa . andai aku punya doraemon , aku akan meminta alat agar aku tidak canggung jika harus berhadapan dengak kak Kevin .
Kevin –kak Kevin- begitulah aku memanggilnya . ntah sejak kapan aku selalu memperhatikannya, namun saat ini aku benar-benar jatuh hati pada pria itu. dia tidak hebat bermain basket , namun ia cukup terkenal seAntero sekolah karena ia baik dan pintar . otomatis  aku yang punya hanyalah otak pas-pasan sepeti ini sangat mengagumi nya .
Malam yang singkat ini terasa sangat panjang , apalagi saat aku mulai memikirkan kak Kevin, rasanya ingin sekali cepat-cepat masuk sekolah lagi .
Beberapa bulan belakangan ini aku menjadi lebih dekat dengan kak Kevin , Joseph yang selama ini menyukaiku , sepertinya tahu akan hal ini . namun sepertinya ia tidak pantang menyerah . hal ini berhasil ia buktikan saat ia menunjukkan padaku betapa ia akan belajar sungguhsungguh demi menjadi pintar , bahkan bisa mengalahkan Kevin . aku tetap saja tidak memperdulikannya . sebab aku telah mencoba memarahinya , namun ia tak kunjung mengerti terhdap seluruh ocehanku . akhirnya aku membiarkan dia melakukan apa saja tanpa memerdulikannya dimanapun , dan kapanpun . “apa ada hal lain yang tidak bisa aku lakukan tapi dia bisa ?” Joseph menghampiri ku yang sedang asyik mendengarkan music . memang itu adalah hobbi ku, dimanapun dan kapan pun aku selalu mendengar music aliran pop dan klasik . aku tidak bisa lepas dari headphone putih yang selalu menempel di atas kepala ku .
“apa maksudmu?”
“kau tau dan ngerti apa yang sedang aku bicarakan sekarang”
“ada hubungannya dengan Kevin?”
“aku tak akan menanyakan hal ini pdamu jika tidak menyangkut dengan dia”
“kau dan dia berbeda , dan aku tidak mempermasalahkan perbedaan itu”
Aku langsung pergi kembali kekelas ku . karena aku tidak mau panjang leber berdebat dengan Joseph , aku tidak mau tambah menyakiti dia lagi
“aku akan menunjukkan padamu kalau aku bisa melkukan apa saja demi mu , I can’t stop loving you !!!”
Teriak Joseph saat aku meninggalkannya . aku sempat bergeming saat dia berbicara seperti itu , aku sempat akan menoleh padanya , namun langkahku tak bisa aku hentikan untuk terus berlari menghindarinya .
“kenapa …… kenapa sulit bagiku untuk mengatakan benci padanya . aku harus mengatakan itu , agar aku tidak lagi melihatnya tersiksa dengan perasaan nya sekarang” . aku mengutuki diriku sendiri yang tak punya nyali untuk berkata BENCI pada Joseph , padahal aku akan melakukan ini dan pasti akan ku lakukan saat aku resmi menjalin hubungan dengan kak Kevin . toh , aku juga sedikitpun tidak menyukai Joseph . tapi kenapa seperti ini ? aku pengecut menghadapinya . aku terlalu jahat untuk dirinya , rasanya aku seperti menjadikannya boneka cadangan saja , saat aku resmi berpacaran dengan kak Kevin , aku baru punya nyali untuk membencinya . ada apa dengan ku ini , hehhh ??? ya Tuhan , maafkan aku ! Joseph adalah lelaki baik , yang selalu menemaniku, memperhatikan ku , tak perduli bagaimana keadaan ku , dia sangat pengerttian , dia juga tampan , tak kalah tampan mungkin –jika dibanding Kak Kevin-
           
***** 


Flash back ####
Aku yang terlalu pagi bangun, lalu entah ada angin apa , tiba – tiba pukul 06.15 aku telah berada disekolah ku . tak ada satu orang pun yang berada disekolah , bahkan anak – anak kelas . sebenarnya takut , dan aku menyesal kenapa bangun terlalu pagi . padahal setiap pagi aku selalu berjalan kaki menuju sekolah , karena rumah ku tak terlallu jauh dari sekolah ku . namun sepertinya mamaku sedng member pelajaran padaku hari ini . telak dirumah sepuluh jam decker di kamar ku menunjukkan pukul 07.00 saat ku bangun , jam di ruang tengah , dan dikamar keluarga ku pun seaakan kompak menunjukkakn jam yang sama . ini merupakan pelajran buat ku , sebab aku  selalu molorin waktu , bahkan selalu bangun 15 menit sebelum bel sekolah ku berbunyi . berarti hari ini telak mamaku sedang menjahiliku ! suasana kelas yang sepi kontras dengan rasa takut yang menyelimutiku saat itu . entah apa yang aku fikirkan awalnya namun tiba – tiba fikiran ku itu tertuju pada suatu cerita penjaga sekolah ku –aku memang cukup akrab dengan semua warga sekolah , penjaga kantin , tukang sapu , tukang parker sekolah- salah satu penjaga sekolah yang sering dipanggil Pak De itu pernah menceritakan selama ia menjadi penjaga sekolah disini , ia sudah kenyang dengan berbagai pengalaman yang telah ia dapatkan disini . ia sering menceritakan pada kami saat jam istirahat bahwa setiap malam , pak De selalu datang kesekolah untuk mematikan lampu di setiap koridor kelas , dan di dalam kelas . walaupun sebelumnya telah dimatikan Pak D e , lampu itu selalu hidup lagi , beberapa saat setelah mematikan lampu tiba-tiba ada saja lampu lain yang hidup sendiri , padahal benar-benar telah mati  terlebih dahulu .
“Kyaaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkk”
Aku terperanjat dari tempat duduk ku , dan menghampiri kursi paling belakang dikelas ku . aku mendengar suara kaki dan tiba-tiba pintu kelas ku terbuka lebar . aku menutupi wajahku karena tidak siap pada apa yang akan aku lihat nanti . saat itu kira-kira pukul 06.20 menit .
“kau tidak apa-apa ? , bukalah matamu , jangan takut.”
Aku lantas membuka mataku , aku terkejut ternyata pria disampingku adalah Joseph.
“kau ?”
“####&*^$%”
“kau benar-benar membuat ku kaget”
“kau takut?”
“tidak ,aku hanya kaget”
Aku langsung pergi kembali kekursiku , aku melirik Joseph sesekali , karena sebenarnya aku takut, dan aku sangat bersyukur dengan kehadirannya saat itu. namun aku tidak mungkin jujur , aku harus jaga image donk !
“Bella , aku harus keruang kepsek , karena aku harus mengurusi beberapa fili disana”
Aku sebenarnya keberatan , karena teman – temanku semua datang nya pasti jam 07.00 ! mereka semua PEMALAS  , sama seperti ku , andai saja mamaku tidak menjahili ku saat itu . aku pasti tidak akan mengharapkan kehadiran Joseph seperti sekarang -_-
“memangnya kau akan mengurusi file apa?”
“data adik kelas yang ingin mendapatkan beasiswa , namun file mereka masih di ruang kepsek , belum dipindahkan ke TU”
Dia memang siswa yang bertanggung jawab dan disiplin , tidak heran jika guru , bahkan kepsek sangat mempercayai nya , dia kan bukan ketu osis , namun kepsek lebih mempercayainya terutama untuk menjaga dan memegang kunci ruangan beliau .
“ya sudah , pergi saja”
“kau mau ikut ?”
“tidak”
“baiklah , aku pergi kalau begitu”
“yapp”
Aku benar-benar takut saat itu , namun aku segan beranjak dari tempat duduk ku apa lagi untuk mencegah kepergian Joseph . beberapa saat kemudian
“aku datang”
“loh ? bukannya kau harus menyelesaikan file itu?”
“aku tau , tapi ada yang lebih penting yang harus aku lakukan”
“apa itu?”
“aku tidak mungkin membiarkan mu sendirian disini . aku tau kau pasti takut, namun kau tidak berani mengatakannya”
Aku hanya tertunduk diam .aku tidak tau harus berkata apa, karena  apa yang ia katakana benar adanya .
“kau akan dimarahi kepsek jika kau tidak mengrjakan pekerjaanya.”
“aku akan mengerjakannya disini” #sambil mengangkat tangan kanan nya yang berisi tumpukan kertas#
“maka aku bisa menjaga dan mengerjakan pekerjaan ku di tempat yang sama”
J
*****
Itu hal yang paling menakjubkan yang pernah ada selama aku mengenalnya . di hari itu lah aku bisa melihat betapa baik nya dia .
Saat aku sedang membayangkan hal itu , tiba-tiba
“heiiii … ngelamunin apaan ?”
“akkhhh , kak Kevin , mengagetkan saja”
“hehehe … gak masuk kelas?
“guru nya gak masuk hari ini kak , makanya bebas”
“ohhh … lagi ngelamunin apaan tadi ?”
“ahh … engga kok , Cuma lagi dengerin music kak”
“perpus yuk ?”
“ada buku baru ya?”
“kayak nya ada . tadi kakak ngeliat orang dari penerbit datang , mungkin mau ngenalin buku ke sekolah kita lewat perpus”
“oke”
Aku dan Kak Kevin meuju perpus . di perpus , ternyata aku bertemu dengan Joseph , aku memperhatikannya dari jauh , aku melihatnya sedang berkonsentrasi membaca buku . namun , aku tidak menghampirinya . aku terlalu asyik dengan Kak Kevin , dan dunia kami berdua saat itu .
***** Joseph pov*****
“aku melihat mu dengan dirinya . sungguh memuakkan dan menyakitkan , namun aku tidak bisa berbuat apa-apa , sebab itu pilihanmu, jika ia memang lebih baik dariku , tak apa . jika ia memang lebih bisa membuat mu bahagia , aku rela , jika ia mencintaimu seperti aku mencintaimu , aku ikhlas , jika ia bisa lebih baik menjagamu dibanding aku , akan aku biarkan . tapi seberapapun dugaan mu itu, itu semua tidak mungkin . itu semua salah . sebab aku tau aku lah yang terbaik buat mu ! ingin rasanya aku membunuh orang itu , namun aku tidak akan sanggup melakukan itu karena mu . kau pasti akan sedih , dan aku tidak akan membiarkan kau sedih”
*****
“sepertinya aku harus kekelas ku”
“gurumu sudah datang?”
Aku tidak menjawb , aku hanya menganggukkan kepala ku . karena sebenarnya aku berbohong pada Kak Kevin . hari ini mungkin selama empat jam pelajaran guru-guru ku tidak masuk , sebab aka nada rapat antara guru-guru per mata pelajaran . aku sengaja melakukan ini karena aku melihat Joseph yang dari tadi duduk sendirian di pojok perpus, menghilang entah kemana . aku mencarinya namun tidak bertemu . aku bingung , kenapa aku mencarinya . aku terkadang tak mengerti dengan otakku sendiri , dan jalan fikiran ku sendiri .
Aku pulang kerumah saat hampir satu jam aku tidak menemui Joseph , padahal aku telah mencarinya kemana-mana .


*****
“aku pulang”
“anak mama udah pulang , gimana sekolahnya hari ini?”
“ikkhhh…. Mama tadi pagi jahilin aku yahh?”
“masa?”
“mama kan yang bikin semua jam nunjukin angka tujuh semua?”
“kamu kok gak nyadar neng? Padahal kan hari masih gelap tadi?”
“gimana mau mikir , orang mikirnya udah telat , pas nyampe sekolah baru drh nyadar”
“makanya lain kali bangun pagi-pagi ya”
“ukkhh … mama ..”
“hehehe”
Aku dan mama melakukan percakapan kecil , tapi aku langsung menuju kamar ku , menata kejadian demi kejadian , perasaan ku yang sangat aneh hari ini. Aku mengunci kamarku , dan membiarkan Shen mengelus tubuhku. Aku  terbuai dengan kehangatan Shen , bulunya yang halus nan lembut , memberikan kenyamanan tersendiri untuk ku. Memang selama ini jika aku lagi dalam suatu masalah , Shen lah yang selalu membantuku menenangkan diriku . alunan music klasik , sinar matahari sore membuat ku bisa mengerti sedikit arti dari serangkaian kejadian ku hari ini. Aku mulai menyadari arti pentingnya Joseph buatku , aku mulai menyadari betapa senangnya aku jika bisa melewati hari berdua dengan Kak Kevin . dengan Joseph , aku aman , dengan Kak Kevin aku nyaman . aku membiarkan fikiran ku sejenak tenang. Setelah makan malam , aku langsung beranjak ketempat tidur, dan langsung tidur.
*****
“bel, kau ada kabar tentang Joseph?”
Aku menggeleng , pertanda jawabanku pada Hany , sahabat ku itu. Beberapa minggu belakangan ini aku memang jarang melihat Joseph . aku pun jarang melihat Kak Kevin.
“ada apa ini ? kenapa mereka berdua menghilang ? atau mereka telah sekongkol untuk mengerjaiku ?”
Banyak sekali berbagai pertanyaan di benakku . mulai dari yang berprediket standar dan wajar , hingga yang diluar akal manusia . malaikat ku pun seakan mendukung setiap pertanyaan ku itu sesuai tugas mereka masing-masing .
“aku antar kau pulang”
“kak Kevin?”
Aku terkejut saat aku bertemu dengan Kak Kevin di depan gerbang seolah . aku sangat senang pula.
“kemana saja kakak selama ini? Aku telah berusaha menemui kakak , tapi tidak juga bertemu”
“aku sibuk beberapa waktu ini , kau merindukanku?”
Aku terdiam , aku tidak menyangka kalau ia akan bertanya seperti ini padaku.
“kau lapar?”
“tidak kak”
“aku ingin mengajakmu membeli sesuatu”
“apa itu kak?”
“kau mau”
“tentu saja J
Aku mengikuti Kak Kevin , walau aku tidak tau akan dibawa kemana . namun aku sangat prcaya padanya . kak Kevin berhenti disebuah toko perhiasan , aku menduga bahwa ia akn membeli perhiasan untuk ibunya . namun aku bimbang dengan fikiranku sendiri itu. selama perjalanan tadi sikap Kak Kevin berubah , dia memang seperti biasa , cuek- hanya saja kali ini lebih cuek dari dulu .
“bel , sini”
“baik”
“aku ingin kau mencoba cincin ini”
Aku bingung
“mungkinkah Kak Kevin membelikannya untuk ku ?”
“bagaimana, bagus kan?”
“akkhh, iia kak, bagus”
“mbak , yang ini saja”
“baik , terimakasih”
Aku dan kak Kevin keluar dari toko itu . aku memberanikan diri membuka percakapan terlebih dahulu .
“untuk siapa kak cincin itu?”
“my lady”
Aku benar-benar lemas menerima  pernyataan dari Kak Kevin tersebut .
“kakak udah punya pacar?”
“begitulah”
“selamat”
“thank’s”
Aku hanya bisa tersenyum pahit didepan Kak Kevin . sungguh aku sangat kecewa dengan pengakuan beliau . aku benar-benar tak tahan lagi duduk disamping Kak Kevin sekarang . rasanya aku ingin segera pulang naik taksi – sendirian - .
“terimakasih kak”
Tanpa menjawab , Kak Kevin langsung memacu mobil nya . aku pun yang kini telah lemas benar-benar  layu dan tak bersemngat lagi untuk hidup . aku pun langsung memasuki rumah , kamar , dan tidur , baca: (sambil nangis ).
“bella ,, boleh mama masuk nak ?”
“masuk saja ma”
“kenapa dengan mu? Mata mu sembab , kamu habis nangis?”
“enggak ma , Cuma tadi kemasukan debu, ada apa ma?”
“ini, ada titipan dari tukang pos”
“apa ini ma?”
“gak tau sayang , buka aja”
“o My God , ma ….”
“apa itu sayang?”
“cincin”
Aku benar-benar shock , kesal , marah , sekaligus bahagia .
“saat kau telah mendapatkan cincin ini, temui aku didepan rumah mu --Kevin”
Aku langsung berlari keluar kamar dan melihat keluar , ternyata …
“sayang , ini mama nak”
“hah?? Mama? Mana ma?”
“apanya?”
“cincin , dan Kevin”
“gak ada siapa-siapa dari tadi . kamu hanya mimpi sayang , kamu ketiduran”
---terdiam-----
Sesaat kemudian sepertinya mama tau apa yang harus dilakukannya . mama meninggalkan kamar ku , menutup pintunya , dan membiarkan aku sendirian .
“mimpi?”
“aku kira itu nyata , itu sungguh nyata , tapi ternyata hanya mimpi .. MIMPI !!!!”
Aku benar-benar marah , kecewa , PERFECTO!!!!!
“Aku membenci Kevin , sungguh membencinya . kenapa ia tidak bilang kalau ia telah punya pacar ?”
Aku menghapus nomornya , aku buka kartu sim dari hp ku , lalu aku patahkan . tapi itu semua tidak cukup buat ku .
“Apa ini yang dirasakan Joseph ?”
“akhh .. sungguh menyakitkan”
*****
Dua minggu aku tidak masuk sekolah .
Joseph selalu datang kerumah ku , dan membawa setiap lembaran buku catatan nya , karena aku terlalu banyak meninggalkan pelajaran di skolah ku .
“baiknya kau masuk”
“aku sedang tidak bernafsu sekolah”
“itu saja?”
“itu saja”
“jangan menjadi orang cengeng”
“kau tidak tau apa yang aku rasakan Josh”
“aku tau , aku lebih dahulu merasakan itu dari pada kau . aku pulang , jaga dirimu baik-baik”
Perkataan Joseph tadi menyadarkan ku. Bahwa aku tidak harus terpuruk karena ini . esoknya , aku memberanikan diri untuk sekolah . benar , disekolah aku sedikit terhibur karena teman-temanku . ada Joseph dan Hany yang selalu bersamaku . selama aku sekolah aku tidak pernah bertemu dengan Kak Kevin . aku juga tidak mendapatkan kabar atas dirinya . aku rasa sedikit demi sedikit aku bisa melupakannya . beberapa bulan aku menyibukkan diri ku sendiri . aku tidak berusaha untuk menemukan Kak Kevin , atau mencarinya . walaupun aku sangat merindukan sosok Kevin , namun aku tidak bisa melakukan apa-apa . aku hanya bisa mengingat kenangan ku dengannya yang kini aku taruh dan aku satukan kedalam sebuah kotak . foto , topi , baju dll . ---- karena salah masuk kelas aku bertemu dengan Kevin , karena salah toko aku bisa memulai hari pertamaku mengenalnya, karena salah jalan aku bis menghbiskan waktu menonton, makan ,bersamanya . karena aku lemah , aku melihat perlindungan Kevin saat berusaha melindungiku dari sekelompok pencopet hingga dia babak belur----- banyak sekali kenangan ku bersamanya .
Aku keluar rumah , ingin menghirup udara segar sekaligus menjernihkan fikiranku .
“kau tidak takut sendirian disini?”
“Joseph”
“aku bertanya”
“tidak ,kan ada kau yang akan melindungiku”
“kalau begitu , jadilah pacarku”
------------------
“kau tau , aku masih belum bisa melupakannya”
“untuk apa kau mengingatnya lagi?”
“karena aku mencintainya Josh”
“lupakan dia . aku selalu ada disampingmu setiap saat ,kan? Tidakkah kau menghargai itu?”
“aku tau”
“kalau begitu jadilah pacarku”
“aku tidak bisa Josh , maaf . terimakasih karena selama ini kau selalu ada buat ku , kau selalu menjadi lampion ku , dan akan selalu menjadi lampion ku”
Aku beranjak dari kursi tempat ku duduk meninggalkan Joseph .
“Bel , apa kau tau berapa lama aku menunggumu?”
“Josh , aku memang menyukaimu , dan membutuhkan mu, namun hanya sebagai sahabat yang aku anggap lampion ku”
“kau sama sekali tidak mengerti , hahh?”
“apa maksudmu Josh?”
Joseph mendekatiku dan berdiri tepat dihadapan ku
“kau fikir aku sebodoh itu , ha? Kau tidak pernah memperhatikan ku . yang kau perhatikan hanyalah Kevin , Kevin , dan Kevin … apa hebatnya dia ? aku berusaha untuk menunjukkan kesungguhan ku . aku bahkan bisa mengalahkan Kevin setiap ada pertandingan akademik kan ? aku tidak pernah menjadi tim atau orang cadangan untuk lomba-lomba keluar sekolah”
“Josh, aku tau kau banyak berubah buat ku , tapi aku tidak mau menyuruh mu berubah demiku , aku tidak mau menyuruh kau menjadi orang lain . jadilah dirimu sendiri Josh”
Kau benar-benar tidak bisa merasakan apa yang kurasa”
Joseph mendekatkan dirinya padaku . dia menggenggam tangan ku , mendekatkan wajahnya ke wajah ku
“ap …. Apa yang akan kau lakukan Josh?”
“untuk apa aku berbuat baik lagi kalau jawaban mu tidak seperi yang aku kira, ha?”
Joseph semakin mendekatkan wajahnya ke wajahku . aku berusaha menghindar , namun tubuh nya bukanlah tandingan ku . aku pasrah , saat aku mulai merasa dapat merasakan desahan nafasnya mendekati wajahku
“apa yang kau lakukan terhadap wanitaku?”
Buggghhhhh ……. Seseorang datang dan melepaskan genggaman tangan Joseph dari wajahku , sembari mendaratkan kepalan tangannya di wajah Joseph .
“kau memintaku untuk mengalah , ha? Karena kau yakin kau lebih bisa menjaganya dari pada aku”
Bughh…. Kali ini perut Joseph yang menjadi sasarannya .
Aku berusaha untuk mmbuka mata ,dan menghentikan perkelahian itu .
“Kevin ……..”
Aku terdiam , Kevin mellihat ku dengan wajah bersalah , Joseph jatuh tak sadarkan diri .
“Bella …”
“kemana saja kau?”
“maafkan aku Bella , aku sungguh minta maaf”
“kita bawa Joseph kerumah sakit”
Aku dan Kevin membawa Joseph kerumah sakit , dan menelepon Hany untuk membantu menjaga Joseph .Hany pun menunggui Joseph yang sedang tak sadrkan diri akibat hantaman keras dari Kevin .
“bella , sebenarnya …”
“apa kah kau sungguh Kevin yang aku kenal selama ini ?”
“berhentilah berbicara seperti itu . aku tidak bermaksud meninggalkan mu , aku hanya …..”
“ingin menghindar dariku?”
Aku dan Kevin yang kini berada di luar kamar Joseph berdebat sengit .
“kau tau aku mencintaimu , kau tau aku menyayangimu, kau tau aku membutuhkan mu , kau tau aku merindukan mu , lalu kenapa kau per……”
Sambil menangis aku mengatakan hal itu , namun belum sempat aku menyelesaikan kalimat ku Kevin meraih tubuhku dan memeluk ku dengan hangat . nyaman sekali …. Sudah lama aku merindukan pelukan Kevin .
“aku membeli cincin itu untukmu , makanya aku mengajak mu , namun saat aku ingin memberikannya padamu sesaat setelah kau memasuki kamarmu , ayah ku menelepon ku . ia berkata bahwa ia akan menikah dengan bibi Marry . kau tau bibi Marry adalah ibu Joseph ?”
Aku terkejut mendengar pengakuan Kevin .
“aku tak tau harus menyetujui ini atau tidak ,saat kami saling bertemu di suatu kafe , kami masing-masing bercerita , awalnya aku tidak menyetujui hal ini , namun karena aku melihat ayahku sangat mencinta bibi Marry , dan begitu bahagia saat bersamanya seperti saat aku bersama mu, aku melemah , aku tidak tega memisahkan mereka . aku terpaksa menyetujui hal ini . joseph yang tau tentang kedekatan kita mengajakku ngobrol dan membiarkan orang tua kami berdua . dia memintaku sebagai kakaknya untuk mengalah dengan menghilang dari kehidupan mu dan membiarkan kalian bersama , jika tidak , ia akan menceritakan tentang mu kepada orang tua kami . jika mereka tau , mereka pasti akan membatalkan pernikahan mereka yang akan belangsung tiga hari setelah pertemuan kami itu . karena aku sangat menyayangi ayah dan bibi Marry , aku tidak tega melihat mereka terpisah . akhiirnya aku menyetujui perjanjian kami . selama ini , aku selalu menghindarimu , aku tau kau mencariku kemana-mana hingga kau memutuskan untuk melupakan ku . aku sangat sedih saat aku melihat kau dekat dengan Joseph .aku selalu mengikuti kemanapun Joseph pergi . hingga mala mini aku melihat pemandangan mengerikan yang membuat aku ingin langsung memmbunuh adik ku itu”
“tapi disekolah tidak ada kabar pernikahan mereka?”
“karena mereka menikah di luar negeri . itu lah sebabnya aku beberapa hari tidak hadir , namun Joseph selalu hadir , karena ia langsung pulang usai acara pernikahan mereka”
Aku tersentuh dengan pengakuan Kevin dan memeluknya makin erat . Kevin melepaskan pelukan ku .
“sekarang , mala mini mau kah kau menjadi pacarku?”
#sambil nyodorin cincin ala romeo dan Juliet#
“bersedia J
#jawabku singkat namun pasti .
Kevin memasangkan cincin itu ke jari manis ku , lalu mencium tangan ku . hal seperti ini lah yang telah lama aku nantikan , namun baru sekarang terwujud . akhirnya aku dan Kevin resmi pacaran . Kevin menggenggam tangan ku erat dan mendaratkan bibirnya di bibir ku dengan lembut .
“uppsst tt… this is my first kiss” lantunku tiba-tiba .
“aku juga”
Kevin mendekatkan lagi bibirnya . dan bibir kami menyatu lagi dengan hangat.
*****

“kau sudah sembuh?”
“sudah , kalian resmi sekarang pacaran?”
“ya” jawab Kevin seraya merangkkul pundakku
“Kevin , kau sebagai kakak ku , kewajiban mu menjaga adik ipar ku itu . ingat , jangan pernah kau menyakitinya . beruntung sekali kau bisa mendapatkan gadis setia sepert  dia “
“apa kau bilang ? menyakitinya ? tentu saja tidak akan”
“aku minta maaf pada kalian atas kesalahan ku”
“sudah , tak ada gunanya mengungkit hal itu”
“aku akan pergi ke Swiss melanjutkan studi ku disana”
“jangannnn …..”
Tiba-tiba Hany langsung memotong pembicaraan kami .
“Hanyyyy …”
Kami semua serentak .
“jahat sekali kau Josh , kau bilang akan tetap tinggal disini”
“Han , setelah aku fikir-fikir , aku akan berangkat ke Swiss , terimakasih atas semua yang telah kau lakukan untukku , pengorbanan mu untukku agar bisa mendapatkan Bella membuat aku lebih mengenal sosok dirimu”
“lalu bagaimana dengan ku disini?”
“tunggulah aku , Han , aku mencintaimu”
“ehemmm …. Cieee … ada yang baru jadian nih”
Cetus ku dan Kevin serempak .
“kalau begitu kalian lanjutkan ngobrolnya ya”
“daadaaaa”
*****
“kau ingat janji mu ya ?”
“pasti sayang”
“aku pasti bisa membuatmu  melupakan Bella dan berpaling padaku”
“terimakasih”
Joseph dan Hany pun akhirnya pacaran .
Mereka akan bahagia selamanya .
Kami pasti akan bahagia selamanya :)
**************




Kamis, 09 Februari 2012

best thing

i am so proud of my father.
he is the best man i've ever had :)
my mother, father are everything for me

kandungan surah Al-Hujaratt :12

kandungan surah Al-Hujaratt :12




Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beriman, supaya mereka menjauhkan diri dari su’uzhan / prasangka buruk terhadap orang-orang beriman. Jika mereka mendengar sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin maka kalimat itu harus diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik, jangan sampai timbul salh paham, apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orang mukmin menjauhkan diri dari prasangka yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa.
Allah melarang pula ghibah,namimah, dan mencari-cari aib orang lain. Mengenai definisi ghibah, Rasulullah saw bersabda, “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. “Si penanya kembali bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu bila yang diceritakannya itu benar ada padanya? “Rasulullah menjawab, “Kalau memang benar ada padanya, itu ghibah namanya. Jika tidak benar engkau berbuat buhtan (dusta).”(HR.Muslim,Tirmizi,Abu Daud, dan Ahmad). Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela).(QS.Al-Humazah: 1)
Rasulullah mengecam orang yang suka ghibah dan mencari-cari kesalahan orang. Diriwayatkan oleh Abi Barzah al-Islami, sabda Rasulullah saw, “Wahai orang-orang yang beriman dengan lidahnya, tetapi iman itu belum masuk juga dalam hatinya, jangan sekali-kali kamu berghibah (bergunjing) terhadap kaum muslimin dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. Karena barang siapa mencari-cari noda mereka, maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya. Dan barang siapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah, niscaya Dia akan menodai kehormatannya dalam lingkungan keluarganya sendiri.